Tips Liburan Pertama Ke Bali Bersama Keluarga Tersayang

Tips Liburan Pertama Ke BaliDatang berlibur ke Bali berdua dengan pasangan tentu berbeda jika dibandingkan dengan berlibur bersama bayi dan balita, tapi itu semua bukan berarti menjadi halangan untuk mengurungkan niat kamu untuk bisa berlibur bersama keluarga, Berikut ini Tips Liburan Pertama Ke Bali Bersama Keluarga Yang perlu diketahui:

1. Akomodasi transportasi di Bali tidak sebaik Jakarta, Surabaya, Malang. Bagi anda yang suka berpetualang menggunakan fasilitas public seperti bus dan angkutan umum, harap buang jauh-jauh harapan itu, karena fasilitas transportasi bus dan angkutan umum di Bali belum bisa menjangkau semua wilayah. Jadi salah satu fasilitas untuk bisa berpetualang di Bali adalah dengan menyewa mobil atau mengambil paket wisata dari travel agent.

2. Mall di Bali jarang yang menyediakan ruangan menyusui (Baby Care Room)

Berbeda dengan mall-mall di Jakarta yang sudah hampir menyediakan ruangan menyusui di setiap lantai nya. Mall yang menyediakan baby care room baru saya temui di Lippo Mall Kuta saja, dan itu pun hanya di sediakan wastafel untuk mencuci tangan dan meja untuk mengganti popok, tidak ada kursi dan bilik untuk ibu bisa memerah asi maupun menyusui. Bagi yang masih menyusui dan ingin sesekali jalan-jalan ke mall, jangan lupa selalu membawa apron maupun syal dan itupun kalau bayinya terbiasa dengan posisi menyusui seperti ini.

3. Lokasi wisata berjauhan

Buatlah rencana wisata anda selama berlibur di Bali, anda bisa mencari tahu dari review para traveller dari situs-situs terkemuka seperti TripAdvisor, Four Square, dll. Tentukan tempat mana saja yang ingin dikunjungi karena dari satu objek wisata ke objek wisata yang lain jaraknya berjauhan. Tujuan membuat rencana ini adalah waktu berlibur anda efisien. Pengalaman saya berlibur membawa bayi dibawah 2 tahun selalu ada momen waktu untuk ngaret, biasanya diakibatkan karena sang anak masih terlelap tertidur, mogok dimandiin, waktu makan yang lebih lama, dll. Jadi sediakan pula stok kesabaran karena cuaca di Bali cenderung panas.

4. Perbedaan waktu WIB dan WITA.

Bali merupakan wilayah dengan GMT +8, jadi bagi anda yang berasal dari kota yang memiliki zona waktu GMT +7 mungkin agak sedikit tidak terbiasa, terutama bayi anda. Jadi saat membuat rencana tujuan wisata, sesuaikan kembali waktu dan kebiasaan jam bangun pagi hari bayi anda agar tidurnya pun terjaga.

5. Makanan Halal

Bagi kaum muslim, tidak perlu cemas akan mencari makanan halal di Bali. Penjual makanan kuliner bali pun kini sudah beragam. Banyak kaum muslim menjual makanan baik itu makanan jawa dan Bali seperti ayam betutu muslim. Gunakan fasilitas four square untuk melacak lebih jauh, dan browsing review makan dari para blogger tentang tempat makan di bali dan simpan di dalam google maps anda karena akan sangat membantu sekali menavigasi ke tempat tujuan.

6. Prioritaskan tempat wisata yang cocok untuk keluarga

Ada banyak tempat wisata keluarga di Bali, salah satu nya Bali Safari and Marine Park, Bali Bird Park, Circus Waterpark, Waterboom bali, Pasar tradisional Ubud yang lebih romantis dan jumlah pengunjungnya tidak sepadat pasar di sukawati maupun guwang. Dan ada banyak tempat wisata edukatif lainnya serta wisata budaya yang layak dikunjungi.

7. Cari Discount Voucher

Berwisata ke Bali dengan keluarga tentunya membutuhkan budget yang lebih besar, dan untuk menghemat budget liburan salah satunya bisa dengan mencari discount voucher free entry ke tempat-tempat wisata, biasanya harganya lebih miring dibanding kita membeli tiket langsung di tempat wisata.

8. Cuaca yang panas

Suhu udara di Bali cenderung lebih panas dibanding provinsi sekitar seperti jawa timur dan NTB. Untuk itu persiapkan perlindungan kulit dari cuaca panas seperti tabir surya, payung, dan bawalah pakaian yang nyaman yang menyerap keringat dengan baik dan tidak gerah saat dipakai berlibur di Bali.

9. Jalanan tidak stroller friendy

Ingin berjalan menyusuri Kuta atau berjalan di sekitar central Ubud? Menurut saya sebagai warga Bali, jalanan trotoar di Bali tidak stroller friendy, hehehe ada banyak trotoar yang bolong, rusak, dan tidak ada ram yang memudahkan naik turun stroller, jadi pilihlah jam-jam yang menurut anda tidak terlalu ramai jika memang anda ingin menikmati bali dengan menyusuri jalanan dengan berjalan kaki sambil membawa stroller.

Demikian Tips Liburan Pertama Ke Bali Bersama Keluarga Tersayang terutama membawa anak dibawah 2 tahunSemoga artikel ini menginspirasi agenda akhir pekan anda.

One thought on “Tips Liburan Pertama Ke Bali Bersama Keluarga Tersayang

  • February 4, 2018 at 4:05 pm
    Permalink

    Pingin ke Bali, Semoga kesampaian dan ada trip kesana dengan budget minim, heheh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *